Blog ini telah dipindahkan! Anda sedang diarahkan

Anda seharusnya secara otomatis sedang diarahkan. Jika tidak, kunjungi http://tentangcad.com dan update bookmark anda.

Semua Tentang CAD

Rabu, 09 Januari 2008

Merender model Revit di AutoCAD

Loh? Kenapa harus dirender di AutoCAD? Kan Revit sudah punya fasilitas rendering sendiri? Mungkin sebagian dari anda bertanya-tanya seperti itu. Jujur saja, buat saya hasil rendering Revit masih jauh dari memuaskan. Scanlines rendering dari Accurender masih belum sepadan dengan hasil render software lain, bahkan dibandingkan AutoCAD sekalipun!

Kalau penasaran, silahkan coba buka TAB rendering di design bar. Gunakan raytrace pada panel bar, dan klik go pada option bar. Gunakan settings pada design bar untuk mengubah-ubah parameter rendering. Hasilnya tidak akan jauh dari di bawah ini.

Sekarang kita akan coba merendernya di AutoCAD, nanti anda dapat bandingkan sendiri bedanya. Jika menurut anda hasil render Revit cukup (dan tidak butuh usaha lebih) anda dapat menggunakan rendering di Revit. Namun jika tidak, anda dapat menggunakan cara ini sebagai guidelines.

Pertama, bukalah 3D View, dan export lah model anda ke format DWG. Dengan menggunakan menu file>export>cad formats. Ini optional, klik lah option pada dialog yang terbuka. Ubahlah unit export ke DWG dari mm ke m, dan ubahlah bentuk solid menjadi ACIS solids.

Bagi anda yang telah berpengalaman merender di AutoCAD rasanya paham bahwa menggunakan unit m lebih memudahkan saat mengatur material dan lighting daripada mm.

Polymesh memberikan keleluasaan lebih dalam mengaplikasikan material. Dinding anda dapat memiliki material yang berbeda di bagian luar dan bagian dalam. Namun ACIS solids tidak membutuhkan memori yang besar, dan waktu render lebih cepat. Kali ini saya pakai solid.

Klik OK dan simpan file tersebut sebagai AutoCAD 2007 DWG.

Tutuplah Revit, dan bukalah AutoCAD. PURGE semua item. Meski anda dapat menggunakan material yang ada, menurut saya akan lebih baik jika anda mendefenisikan material sendiri. Revit menggunakan material AccuRender yang mungkin tidak sesuai dengan harapan anda saat di render di AutoCAD yang menggunakan MentalRay. Buatlah kamera baru untuk perspektif anda.

Berikutnya saya menambahkan entourage berupa pohon dari EasyNAT. Langkah berikut yang saya lakukan sama dengan yang pernah saya bahas di tutorial ini. Buatlah material global menjadi putih polos, matikan color by object.Atur solar light dan environment sampai anda puas. Jangan lupa mengatur setting rendering. Hasil yang saya peroleh dari proses ini, kurang lebih seperti ini. Bahkan tanpa material pun, hasil render ini tampak lebih baik!


Kemudian saya membuat beberapa material dengan menggunakan material template. Saya assign material tersebut berdasarkan layer dengan command MATERIALATTACH.

Terakhir, saya tinggal merendernya dengan kualitas yang saya inginkan.


Jujur saja, anda dapat memperoleh hasil render yang lebih baik. Saya tidak menghabiskan cukup waktu untuk bereksperimen dengan material dan entourage. Pohonnya saja saya lupa ganti materialnya, daunnya masih putih! Dan ini masih kualitas render medium. Karena ini proyek 'main-main', saya memang tidak bermaksud menghabiskan waktu untuk merendernya secara optimal.

Anda bisa bandingkan dengan hasil render dari Revit sendiri. Dengan setting cepat saja hasilnya jelas lebih baik.

Label: ,

Rabu, 07 November 2007

Mengatur Cahaya Matahari di AutoCAD

Sejak AutoCAD 2007, Autodesk mengubah render engine AutoCAD dari scanlines menjadi mental ray, render engine yang juga digunakan 3Ds Max. Mental ray mampu memberikan hasil rendering yang sangat realistis. Saya akan mencoba menjabarkan langkah-langkah yang biasa saya lakukan saat merender. Mungkin alur yang saya lakukan sedikit berbeda dengan cara yang biasa dilakukan rekan-rekan sewaktu merender. Kalau dirasa kurang efektif, mohon masukkannya :) Saya akan mencoba merender dengan menggunakan cahaya matahari saja, tanpa menggunakan lighting tambahan.

Rendering banyak mengadopsi konsep fotografi. Termasuk dalam lighting. Di fotografi, lighting adalah segalanya, sampai-sampai fotografi dikenal sebagai seni melukis dengan cahaya. Salah satu pengujian kalkulasi lighting di rendering yang terkenal adalah cornell box. Untuk cahaya matahari, umumnya efek lighting terbaik dicapai pada pagi hari (07.00 - 09.00) dan sore hari (15.00 - 17.00). Pada jam-jam ini, cahaya matahari memberikan exposure dan efek kedalaman yang optimal.

Salah satu hal yang paling menyebalkan dalam rendering adalah waktu rendering yang sangat lama. Kalau kita masih punya komputer tua, tentunya hal ini bisa bikin frustasi. Untuk mengakali ini, saya akan melakukan setting step-by-step dalam merender. Yaitu lighting, baru material. Untuk mengatur lighting di rendering, saya menggunakan satu material global dengan warna putih. Hal ini membuat trial n error saat mengatur lighting lebih cepat. Berbeda kalau kita sudah menset material, terutama kalau kita punya banyak material yang punya sifat memantulkan cahaya (shininess). Material kaca yang transparan, dapat dihide terlebih dahulu. Jangan terburu-buru ingin memperoleh hasil yang langsung jadi.

Pertama, saya mengubah lokasi menjadi kota Jakarta pada properti _GEOGRAPHICLOCATION. Meski ini optional, saya lebih suka mengubahnya, karena arah cahaya matahari lebih mudah saya prediksi. Hal ini tidak akan sama kalau saya set lokasinya di Amerika, misalnya.

Kedua, saya mengaktifkan matahari pada properti _SUNPROPERTIES. Pada bagian general, saya aktifkan status menjadi on. Pada bagian sky properties, status saya aktifkan menjadi sky background and illumination. Pada bagian sun angle calculator, saya ubah propertinya menjadi jam 4.30 PM.

Ketiga, saya akan menguji model saya dengan kualitas low. Bukalah advanced render settings dengan command _RPREF. Ubahlah predefined setting menjadi low. Pada bagian indirect illumination, aktifkan global illumination (GI) dengan mengklik icon lampu yang mati di sebelahnya.

Cobalah uji hasilnya dengan command RENDER. Kita akan melihat secara kasar bagaimana kalkulasi cahaya dilakukan AutoCAD. Pada saat inilah kesempatan anda, untuk mengubah lighting atau model anda kalau anda merasa ada yang belum pas. Tentunya anda dapat merasakan juga bahwa dengan kondisi ini rendering tidak butuh waktu lama.

Keempat, setelah saya cukup yakin dengan lighting dan model saya, saya coba merender dengan high quality. Sekali lagi GI saya aktifkan. Kali ini, saya juga mematikan mode final gather. Saya render sekali lagi.
Kelima, setelah saya yakin dengan hasil yang saya capai, saya aktifkan final gather dengan mengubahnya menjadi on. Final gather akan mengoptimalkan kalkulasi photon cahaya. Beberapa bagian yang tampak terlalu gelap akan dioptimalkan oleh option ini. Mirip dengan exposure di fotografi. Jangan aktifkan final gather, kecuali anda yakin akan merender untuk hasil terakhir. Final render membutuhkan waktu yang sangat lama untuk kalkulasi cahaya. Render sekali lagi.

Keenam, ini optional, saya mengubah brightness, contrast serta color temperatur. Hasil akhir akan seperti ini. Tentu saja anda dapat mengutak-atik setting render untuk memperoleh hasil yang sama. Kalau ingin membuat animasi, tentu tidak ada pilihan lain untuk itu. Tapi untuk still image, kita dapat memperoleh hasil yang sama dengan lebih cepat dengan image editor. Di sini saya menggunakan Microsoft Office Picture Manager.


Ketujuh, kalau sudah puas dengan pengaturan lighting kita, kita dapat masuk ke langkah berikutnya... mengatur material. Untuk panduan membuat material dapat dilihat disini. Bagi yang ingin mencoba-coba, bisa download file DWG ini, jika tidak memiliki model untuk mencoba.

Label: ,

Menggunakan AutoCAD Web Light

Photometric light, atau web light di AutoCAD, merupakan jenis lighting yang relatif baru. Tidak seperti point light atau spot light yang cenderung berkesan datar, photometric light mampu memberikan efek lighting yang sangat realistis, dan mendekati kondisi sesungguhnya. Photometric light dapat menggunakan data IES yang mensimulasikan efek cahaya yang sesungguhnya (real world lighting). Sejak AutoCAD 2008, kita dapat menggunakan data IES.

Data IES ini disediakan oleh perusahaan lighting untuk data-data lampu 'photometric light' yang diproduksinya. Dengan demikian, arsitek dan interior designer dapat mensimulasikan bagaimana efek lighting tersebut jika digunakan pada desainnya.


Ini adalah beberapa contoh efek lighting dengan data IES (klik gambar untuk melihat gambar besarnya):


Tidak membosankan seperti point light dan spotlight kan? Yang menarik, dengan IES data, kita dapat langsung mengaplikasikan kekuatan lighting tanpa mengubah-ubah intensitasnya. Tentu saja, selama kita mengambar dengan satuan unit yang sesuai. Sangat mengurangi trial and error dalam lighting.

Seperti apa sih data IES itu? Kira-kira begini isi file IES kalau dibuka...

IESNA:LM-63-1995
[TEST] BE1667
[DATE] 12-FEB-96
[MANUFAC] BEGA
[LUMCAT] 6339
[LUMINAIRE] SURFACE MOUNTED WALL LUMINAIRE
[LAMP] (1) 60W A-19 INC
TILT=NONE
1 890 .89 73 1 1 2 -.1 0 0
1 1 60
0 2.5 5 7.5 10 12.5 15 17.5 20 22.5 25 27.5 30 32.5 35 37.5 40 42.5 45 47.5 50 52.5 55 57.5 60 62.5 65 67.5 70 72.5 75 77.5 80 82.5 85 87.5 90 92.5 95 97.5 100 102.5 105 107.5 110 112.5 115 117.5 120 122.5 125 127.5 130 132.5 135 137.5 140 142.5 145 147.5 150 152.5 155 157.5 160 162.5 165 167.5 170 172.5 175 177.5 180
0
178.4 176.7 170.8 160.9 147 133 114.6 96.13 80.57 67.13 56.54 47.61 40.87 36.97 36.86 39.76 45.47 54.35 66.39 75.84 79.96 73.53 62.87 52.35 44.33 39.14 36.31 33.87 29.1 22.59 15.67 9.13 5.317 2.654 1.382 .3416 .2 .09695 .2025 .175 .1518 .1455 .1328 .1307 .1139 .1097 .097 .1075 .1076 .07175 .1243 .1073 .1328 .1349 .1391 .1307 .1412 .1475 .156 .1813 .1876 .2087 .2466 .2466 .2782 .2993 .3035 .3035 .3035 .2993 .2993 .3035 .3035

Memang kita bisa saja mengubah data-datanya dengan notepad karena dalam format ASCII. Tapi ini hanya untuk keperluan visualisasi saja. Dengan mengubah data IES, berarti kita tidak akan dapat menemukan lampu dengan karakteristik seperti itu di pasaran.

Label:

Menggunakan Material Template

Mengatur material seringkali menyulitkan bagi banyak orang saat membuat photorealistic rendering. Di AutoCAD 2007 atau versi yang lebih baru, kita dapat menggunakan fasilitas material preset untuk memperoleh efek material yang cukup realistis dengan cepat.

Saat anda membuka kotak dialog material, anda akan melihat adanya tipe material yang dapat anda pakai. Pada gambar berikut, saya mengatur tipenya realistic dan template yang digunakan adalah ceramic tile, glazed.


Yang dilakukan oleh template ini adalah menyimpan properti material seperti shininess, opacity, dll. Dengan memilih template yang berisikan material preset ini, anda tidak perlu lagi mengaturnya satu-persatu.
Hasil rendering yang dihasilkan cukup baik, bahkan saat paint-flat saya gunakan untuk dinding, hasilnya pun kasar seperti dinding sebenarnya. Perhatikan bayangan pada dinding sebelah kiri bawah (lingkaran merah).


Lihat pula bagaimana preset realistic metal, metal-polished saya gunakan untuk railing stainless steel berikut ini.


Label:

AutoCAD dan Photorealistic Rendering

Percayakah anda, bahwa image ini adalah hasil rendering dengan menggunakan AutoCAD?


Dan juga image ini?


AutoCAD mungkin program terakhir yang dipikirkan orang untuk membuat 'photorealistic rendering'. Yang pertama-tama muncul dipikiran orang tentu saja 3Ds Max, Viz, mungkin juga Vue render atau Maxwell render. Buat pengguna aplikasi Archicad, tentu saja Artlantis.

Tidak salah memang, karena dulu rendering AutoCAD yang pakai scanlines rendering suka bikin ilfil. Renderingnya jauh dari bagus. Tapi sejak AutoCAD 2007, rendering AutoCAD sudah diperbaiki cukup signifikan. Sekarang AutoCAD menggunakan render engine 'mental ray'... yang juga digunakan oleh 3Ds Max! Secara teoritis, tentu saja AutoCAD mampu menghasilkan photorealistic rendering sama baiknya dengan 3Ds Max.

Tapi AutoCAD masih memiliki keterbatasan... tentu saja. AutoCAD masih terbatas membuat animasi walkthrough sederhana. Belum mampu membuat scripted animation yang sederhana sekalipun. Tapi bagi para engineer, seringkali hal ini sudah cukup. Jarang ada yang betul-betul membuat animasi kompleks. Kebanyakan hanya still image saja. Menggunakan 3Ds Max untuk still image rendering... rasanya seperti membunuh nyamuk dengan bazooka :)

Melihat keseriusan Autodesk mengembangkan rendering AutoCAD, rasanya ada harapan AutoCAD dapat memenuhi kebutuhan arsitek dan desainer. Sampai saat ini, AutoCAD sudah mampu membuat still image rene

Label:

Selasa, 06 November 2007

Entourage di AutoCAD 2008

Mungkin yang sering menggunakan AutoCAD di versi lama (2006 ke bawah) pasti ingat ada komponen landscape untuk menambahkan pohon, mobil, dan orang pada 3D model? Lalu mungkin banyak yang ngedumel karena di AutoCAD 2007 fitur 'entourage' ini hilang! Di release comparison matrix yang dikeluarkan Autodesk, disebutkan bahwa entourage dijadikan new feature di AutoCAD 2008.

Yang sudah tahu bahwa hasil rendering di AutoCAD 2007 sudah sangat baik, pasti akan cukup antusias mencari fitur ini. Well, anda harus siap-siap kecewa. Tidak satupun fitur ini dimasukkan dalam instalasi AutoCAD 2008. Tapi apakah Autodesk bohong? Tidak juga. Ternyata fitur ini adalah support dari Archvision dan Bionatics untuk memberikan 'entourage' pada model arsitektur anda. Siapa yang tidak kenal RPC? (rich photorealistic contents) dari Archvision? RPC yang sebelumnya hanya dikenal oleh pengguna VIZ, MAX, dan beberapa aplikasi diluar Autodesk lain seperti MicroStation, sekarang bisa digunakan di AutoCAD!

Sayangnya, library RPC harus dibeli. Meskipun kita bisa juga pakai RPC creator yang gratisan, tapi membuatnya sedikit merepotkan. Dan mungkin ada beberapa RPC yang bisa didownload secara free dari internet - silahkan rajin-rajin browsing ;) Untuk menggunakan plug-ins RPC di AutoCAD, bisa download dari website Archvision. Yaitu pada alamat ini.

Bionatics tidak sama dengan RPC, tapi lebih seperti solid dan face dengan material map. Hasilnya juga cukup bagus. Sayangnya Bionatics hanya menyediakan pohon saja. AutoCAD plug-ins yang versi free-nya bisa didownload pada alamat ini sudah menyertakan bonus gratis 6 library pohon (pada image di kiri). Jadi bisa nyoba-nyoba dulu sebelum membeli tanaman tambahan.

Sekarang membuat rendering landscape lengkap dengan orang, pohon, mobil tidak lagi jadi masalah kan?

Di samping adalah hasil capture dari dashboard di AutoCAD 2008 saya. Sudah ada control panel untuk RPC (Archvision) dan EASYnat (Bionatics) untuk melengkapi landscape saya.

Label: ,