Blog ini telah dipindahkan! Anda sedang diarahkan

Anda seharusnya secara otomatis sedang diarahkan. Jika tidak, kunjungi http://tentangcad.com dan update bookmark anda.

Semua Tentang CAD

Rabu, 14 November 2007

Multileader

Multileader baru ditambahkan pada AutoCAD 2008. Berbeda dengan quickleader yang 'meminjam' dimension style, multileader memiliki style sendiri, toolbar sendiri, dan tools untuk modifikasi sendiri.Berbeda dengan qleader yang antara teks dan leadernya terpisah, dengan multileader, keduanya menjadi satu kesatuan.

Menggunakan QLeader (klik image untuk melihat animasi)



Menggunakan Multileader (klik image untuk melihat animasi)


Menggunakan multileader juga tidak hanya membatasi kita untuk membuat teks, tapi juga termasuk block untuk keperluan anotasi. Multileader juga cukup mudah diatur, misalnya dengan alignleader berikut, dibuat sejajar antara seluruh multileader yang ada. (klik image untuk melihat animasi)


Seringkali kita juga butuh untuk menggabungkan multileader, misalnya anotasi finish dinding, terdapat beberapa jenis finish. Ketimbang membuat beberapa multileader, kita dapat menggabungkannya dengan collect leader seperti berikut. (klik image untuk melihat animasi)

Label:

Selasa, 13 November 2007

Excel Data Link

Anotasi merupakan bagian penting dari drawing. Tanpa anotasi, gambar kita sama sekali tidak komunikatif. AutoCAD 2008 banyak sekali mengembangkan fitur-fitur anotasi. Diantaranya tabel. Kita sudah melihat bagaimana tabel di AutoCAD semakin mirip dengan tabel di Microsoft Excel, dan multiline text semakin mirip dengan Microsoft Word.

Di AutoCAD 2008, ada fasilitas baru yang namanya 'datalink'. Dengan datalink ini, kita dapat meletakkan tabel data excel ke drawing. Dan karena namanya datalink, perubahan pada file Excel juga akan merubah nilai pada tabel ini. Dan berlaku sebaliknya: mengubah data pada tabel di AutoCAD akan mengubah data di file Excel!

Pada saat mengaktifkan perintah TABLE, di kotak dialog tabel, kita melihat salah satu pilihan pada grup insert options, adalah from a data link. Aktifkan pilihan tersebut.


Masih di grup insert options, klik launch the data link manager dialog.


Pada contoh ini, saya telah punya satu datalink. Kalau mau mendefenisikan data link baru, klik create a new excel data link. Berikan nama yang sesuai untuk data link ini. Misalnya data pintu-jendela. Klik OK. Pilihlah file Excel yang akan dibuat link. Kotak dialog kita kira-kira akan seperti ini. Perhatikan bahwa AutoCAD juga dapat membaca format multisheet pada Excel. Kalau memang sheet tersebut yang ingin ditampilkan, klik OK sampai semua kotak dialog tertutup. Letakkan tabel yang baru saja diimport.


Sekarang, bukalah Excel. Cobalah ubah salah satu data pada file Excel. Klik save. Ingat perubahan ini baru terbaca AutoCAD kalau sudah disave. Tutup Excel.

Cobalah kembali ke AutoCAD. AutoCAD akan memberikan peringatan bahwa data file Excel telah berubah. Klik link update tables yang diberikan. Perhatikan bahwa nilai pada tabel juga sudah berubah!


Sekarang kita akan coba mengubah data pada tabel AutoCAD. Pastikan file Excel dalam kondisi tertutup. AutoCAD tidak dapat melakukan write ke file tersebut dalam kondisi dibuka.

Tabel dari datalink merupakan objek yang di lock. Jadi kita tidak bisa langsung mengubahnya. Kita harus membuka locknya terlebih dahulu.Pilihlah salah satu cell pada tabel. Perhatikan bahwa pada pointer terdapat simbol data link dan simbol lock.
Klik kanan saat pointer di atas cell. Pilih dari context menu, locking, ubah menjadi unlocked.

Klik ganda pada cell untuk mengaktifkan editing. Ubah nilai yang ada.

Berbeda dengan mengubah file pada Excel, mengubah nilai pada AutoCAD tidak otomatis mengubah nilai pada file Excel. Klik kanan lagi pada cell tersebut, pilih data links>upload user changes to source file.

Bukalah kembali file Excel untuk memeriksa perubahan nilainya. Cukup membantu bukan?

Additional tips:
Tabel di AutoCAD dapat digunakan untuk perhitungan seperti di Excel, namun terbatas pada perhitungan sederhana seperti SUM, AVERAGE, dll. Kita juga dapat memasukkan gambar block pada cell. Ini biasa digunakan untuk membuat schedule.

Label:

Layer Properties per-Viewport

Saat bekerja pada layout, coba lah klik ganda pada viewport yang ada, untuk mengaktifkan viewport tersebut. Bukalah layer manager. Perhatikan ada sesuatu yang baru disana.

Ketemu? Sekarang pada layer manager sudah ada tambahan kolom disebelah layer properties yang sudah kita kenal sebelumnya. Namanya persis sama, hanya ada tambahan VP disana. Jadi sekarang ada VP Freeze, VP Color, VP Linetype, dst. (klik image untuk memperbesar).


Kira-kira gunanya apa? VP merupakan singkatan dari viewport. Berarti sekarang kita bisa meng-override properti layer pada viewport tertentu. Misalnya, untuk layer dinding, default lineweight adalah 0.15. Tapi pada viewport tertentu saya mau lineweightnya menjadi 0.05. Atau pada viewport saya mau layer furniture difreeze, sementara pada viewport lain tetap ditampilkan.

Kenapa kita mau melakukan ini? Bukankah kita bisa melakukannya dengan XREF?
Ada kalanya menyembunyikan layer lebih efisien daripada menumpuk objek dengan XREF. Misalnya untuk denah keyplan pintu dengan denah arsitektur di bawah. Dulu saya harus menduplikat denah tersebut untuk menampilkan kedua denah tersebut bersamaan. Dengan mengoverride layer pada viewport, saya hanya butuh satu denah. Hanya pada denah keyplan, beberapa layer saya freeze. Lalu layer dinding saya buat tipis, sementara layer pintu dan jendela saya buat lebih tebal untuk mempertegas gambarnya. Gambar berikut adalah gambar yang sama, terletak pada satu layout, namun viewportnya berbeda.


Cukup berguna bukan?
Layer properties per-viewport juga bekerja dengan layer states, sehingga menjadi sangat menyenangkan.
Untuk menghilangkan overridenya? Kembali ke layer manager saat viewport aktif. Klik kanan pada layer list, pilih Remove Viewport Overrides for...

Label:

Annotation Scale

Apa itu annotation? Annotation merupakan objek pada drawing selain bentuk geometri dari drawing itu sendiri. Yaitu teks, dimension, hatch, dan block. Menetapkan ukuran anotasi seringkali merupakan tantangan sendiri.

Berapakah tinggi teks harus saya defenisikan kalau saya ingin teks saya dicetak dengan tinggi 3 mm? Dengan asumsi saya menggambar dalam mm, hal ini tentu harus dikaitkan dengan skala. Dengan skala 1:100, maka saya harus mendefenisikan tinggi teks 300 unit. Dengan skala 1:50, teks saya tingginya jadi 150 unit.

Sampai disini, masih cukup mudah. Tantangan selanjutnya adalah, bagaimana kalau saya harus mencetak dengan skala yang berbeda. Ada beberapa alasan kenapa saya ingin melakukan ini. Bisa saja karena tiba-tiba ada rekan yang minta gambar saya dicetak di kertas A3, padahal saya sudah set di kertas A1. Atau saya ingin menampilkan gambar detail dari desain saya dengan skala yang berbeda.

Ada beberapa cara yang dilakukan selama ini untuk mengakali tantangan ini. Ada yang memberikan anotasi seluruhnya di layout, ada yang menampilkannya dalam layer yang berbeda, bahkan ada yang mengkopi bagian yang ingin didetailkan, menskalanya beberapa kali lebih besar. Yang terakhir terutama untuk mengakali hatch yang sering membuat gambar jadi tidak jelas karena hatch terlalu rapat saat skala besar, tapi pada gambar detail hatchnya terlalu jauh jaraknya.

Kesulitan-kesulitan inilah yang membuat annotation scaling sangat membantu. meski anda dapat mengakalinya dengan cara-cara di atas, tapi meletakkannya pada beberapa layer berarti anda harus mengubah setiap teks pada layer kalau ada perubahan. Atau kalau pada layout, perubahan desain sering berarti anda harus menata ulang anotasi pada layout. Dengan anotation scaling, kita cukup melakukan setting skala satu kali saja. Satu perubahan akan mengubah anotasi pada skala lainnya.

Annotation scaling diatur pada style, entah text style, dimension style, atau multileader style. Khusus untuk block dan hatch, hal ini didefenisikan pada saat membuat anotasi ini. Aktifkan pilihan anotative untuk membuat anotasi itu objek annotation scale. Sementara untuk mengubah skala yang aktif, pada status bar anda akan melihat tombol annotation scale.


Bagaimana mendefenisikan tinggi teks tercetak? Kalau kita menggunakan style yang annotative, saat mengetik teks, kita tidak lagi diminta text height, tapi paper height. Artinya AutoCAD meminta kita mendefenisikan tinggi teks tercetak. Bukan lagi dalam unit drawing.


Perhatikan bahwa saya membuat dua set rectangle dan teks. Satu menggunakan annotation scaling, dan satunya tanpa annotation scaling. Keduanya saya buat dengan skala yang sama, 1:100. Lalu saya menambahkan satu viewport di sebelahnya dengan skala 1:50.

Yang terjadi kemudian adalah, tanpa annotation scaling, teks akan ditampilkan 2x lebih besar bersama-sama geometrinya. Sementara dengan annotation scaling, meskipun geometri ditampilkan 2x lebih besar, teks akan mempertahankan ukuran cetaknya. Sehingga kita lihat teks lebih kecil dari sebelumnya (klik image untuk memperbesar).


Sekarang muncul pertanyaan baru...
Saya punya beberapa anotasi yang ingin saya tampilkan di gambar detail, tapi saat saya menampilkan gambar keseluruhan, anotasi ini tidak ditampilkan. Karena kalau ditampilkan semuanya, maka gambar saya akan tampak berantakan.
Tentu saja anda bisa! Cobalah pilih anotasi anda, buka properties. Disebelah annotation scaling, klik '...'


Anda akan melihat daftar skala yang disupport oleh anotasi tersebut. Pada contoh ini, anotasi ini ditampilkan pada dua skala, yaitu 1:5 dan 1:50. Kalau anda menampilkan gambar dalam skala 1:10, anotasi ini tidak akan tampak di gambar! very cool... isn't it?


Buat yang ingin mencoba perilaku annotation scale ini, bisa coba langkah-langkah berikut:
  1. Buatlah style yang memiliki perilaku 'annotation scale'. Boleh style text, dimension, atau multileader. Untuk contoh sederhana, kita coba text style terlebih dahulu. Aktifkan style tersebut.
  2. Pada annotation scale di toolbar, gantilah menjadi skala yang diiinginkan. Misalnya 1:100.
  3. Aktifkan single line text dengan mengetikkan DT lalu [ENTER]. Perhatikan kalau AutoCAD akan menanyakan 'paper height' bukan lagi text height. Isikan tinggi cetak yang diinginkan. Berikan nilai 3, dengan asumsi bekerja dalam satuan mm.
  4. Ketikkan teks yang diinginkan.

Sekarang kita akan membuat teks baru untuk skala 1:50
  1. Ubahlah skala pada annotation scale menjadi 1:50.
  2. Ulangi membuat teks dengan tinggi 'paper height' 1:50.

Bandingkanlah besarnya dengan teks yang pertama dibuat...

Kali ini kita akan menambahkan skala teks pertama, sehingga mensupport skala untuk 1:50, dan 1:100.
  1. Pilihlah teks pertama. Pada properties, klik '...' di sebelah annotative scale. Sebuah kotak dialog akan terbuka.
  2. Klik add... Pilih 1:50, dan klik OK.
  3. Teks pertama akan berukuran sama dengan teks kedua!

Cobalah mengetes annotative scale dengan mengubah-ubah skala pada status bar.
Coba juga membuat objek lain seperti dimension, multileader, atau hatch dan block :)

Satu masalah lagi...
Anotasi saya sudah saya susun rapi untuk gambar dengan skala 1:50.
Tapi waktu di skala 1:5... Anotasi saya tampak terlalu jauh atau terlalu rapat. Apa bisa anotasi ini ditampilkan dalam posisi yang berbeda pada skala yang berbeda? Sekali lagi, bisa... Cobalah aktifkan skala yang ingin anda ubah posisinya. Klik anotasi yang ingin anda geser. Perhatikan bahwa anda dapat melihat beberapa posisi anotasi. Pada contoh ini, hanya 2 skala yang didukung. Jadi hanya dua posisi anotasi.


Annotation scaling akan menjamin setiap anotasi anda dicetak dalam ukuran yang sama. Tidak peduli anda menggunakan skala berapapun.

Label:

Selasa, 06 November 2007

Entourage di AutoCAD 2008

Mungkin yang sering menggunakan AutoCAD di versi lama (2006 ke bawah) pasti ingat ada komponen landscape untuk menambahkan pohon, mobil, dan orang pada 3D model? Lalu mungkin banyak yang ngedumel karena di AutoCAD 2007 fitur 'entourage' ini hilang! Di release comparison matrix yang dikeluarkan Autodesk, disebutkan bahwa entourage dijadikan new feature di AutoCAD 2008.

Yang sudah tahu bahwa hasil rendering di AutoCAD 2007 sudah sangat baik, pasti akan cukup antusias mencari fitur ini. Well, anda harus siap-siap kecewa. Tidak satupun fitur ini dimasukkan dalam instalasi AutoCAD 2008. Tapi apakah Autodesk bohong? Tidak juga. Ternyata fitur ini adalah support dari Archvision dan Bionatics untuk memberikan 'entourage' pada model arsitektur anda. Siapa yang tidak kenal RPC? (rich photorealistic contents) dari Archvision? RPC yang sebelumnya hanya dikenal oleh pengguna VIZ, MAX, dan beberapa aplikasi diluar Autodesk lain seperti MicroStation, sekarang bisa digunakan di AutoCAD!

Sayangnya, library RPC harus dibeli. Meskipun kita bisa juga pakai RPC creator yang gratisan, tapi membuatnya sedikit merepotkan. Dan mungkin ada beberapa RPC yang bisa didownload secara free dari internet - silahkan rajin-rajin browsing ;) Untuk menggunakan plug-ins RPC di AutoCAD, bisa download dari website Archvision. Yaitu pada alamat ini.

Bionatics tidak sama dengan RPC, tapi lebih seperti solid dan face dengan material map. Hasilnya juga cukup bagus. Sayangnya Bionatics hanya menyediakan pohon saja. AutoCAD plug-ins yang versi free-nya bisa didownload pada alamat ini sudah menyertakan bonus gratis 6 library pohon (pada image di kiri). Jadi bisa nyoba-nyoba dulu sebelum membeli tanaman tambahan.

Sekarang membuat rendering landscape lengkap dengan orang, pohon, mobil tidak lagi jadi masalah kan?

Di samping adalah hasil capture dari dashboard di AutoCAD 2008 saya. Sudah ada control panel untuk RPC (Archvision) dan EASYnat (Bionatics) untuk melengkapi landscape saya.

Label: ,